KERETA API KOMUTER PATAS BANDUNG RAYA DIHAPUS


ka-bandung-rayaBandung – Sejak Jumat (16/1) kemarin kereta api komuter Patas AC dan non AC Bandung Raya dihapus. Demikian disampaikan Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) II Bandung Zunerfin di Bandung, Sabtu (17/1). Penghapusan tersebut untuk dijadikan single tarif atau menjadi tarif ekonomi, yakni seharga Rp 1.500 jurusan Cicalengka-Padalarang. Penghapusan juga terkait dengan penugasan dari pemerintah dengan Public Service Obligation (PSO) yang merupakan bantuan pemerintah kepada masyarakat pengguna kereta api yang dikontrak.

“Mulai 16 Januari 2015 semua dioperasikan dengan tarif ekonomi jauh dekat Rp 1.500. Dan mulai tanggal itu semua komuter patas AC dan non AC dihapuskan, beralih menjadi komuter ekonomi,” ujar Zunerfin.

Tarif Rp 1.500 itu berlaku untuk semua jarak mulai dari Cicalengka,Kabupaten Bandung, hingga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Selain ada perubahan tarif komuter Bandung Raya itu, juga ada penambahan grafik perjalanan kereta api (Gapeka) dari 30 perjalanan per hari menjadi 40 perjalanan komuter perhari.

Zunerfin menandaskan, perubahan tarif dan penambahan Gapeka itu merupakan realisasi dari subsidi pemerintah yang digulirkan melalui PSO bagi PT KAI, khususnya dalam memfasilitasi pembiayaan bagi kereta api komuter dalam kota.

“Dengan adanya penambahan Gapeka komuter Bandung Raya itu, maka akan ada penambahan rangkaian komuter di Bandung. Perhari ditargetkan mengangkut 36.000 penumpang,” kata Zunerfin.

Sarana yang akan digunakan selain mengoperasikan komuter ekonomi, juga akan menggunakan komuter patas AC untuk satu tarif. Kecuali bekas patas non AC akan digunakan menjadi kereta dinas.

Selain kereta rel diesel (KRD) ekonomi yang mendapat PSO, tiga kereta api jarak dekat lainnya juga mengalami perubahan tarif, yakni Cilamaya Ekspres Purwakarta – Jakarta Kota , KA Walahar Ekspres Jakarta – Purwakarta tarifnya Rp 3.000 dan KA “Si Mandra” Cibatu-Purwakarta masing-masing dengan tarif Rp 3.500.

Sementara itu tarif baru untuk kereta api jarak jauh dan sedang sesuai dengan kontrak PSO antara lain KA Kahuripan Bandung – Madiun, Pasundan Bandung – Surabaya dan Kutojaya Selatan Kutoarjo – Bandung.

Ditegaskan Zunerfin tarif baru KA Kahuripan mulai 1 Maret 2015 menjadi Rp 50.000, KA Pasundan Rp 55.000 dan tarif KA Kutojaya Rp 35.000.

“Prioritas subsidi diberikan kepada komuter dan kereta api jarak dekat termasuk kereta rel listrik (KRL), karena kereta api itu yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari,” katanya.

Pada tahun ini subsidi penumpang kereta api kelas ekonomi yang diberikan pemerintah sebesar Rp 1,52 triliun atau naik dari tahun sebelumnya Rp 1,224 triliun.

“Jumlah subsidinya telah ditetapkan, namun belum tahu jumlah untuk wilayah Daop II. Sedangkan tahun lalu subsidi PSO untuk komuter di Bandung Raya sekitar Rp 5 miliar”, tandasnya.

Zunerfin  berharap penghapusan ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna kereta api. (Dud)

SUMBER : http://obsessionnews.com/

  1. Tinggalkan komentar

Silahkan Berkomentar Disini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: