HINDARI GANGGUAN, LOKOMOTIF CC 204 DIPASANG SOFTWERE BARU


Sarana lokomotif yang menarik rangkaian kereta maupun gerbong juga menjadi salah satu faktor dalam menentukan ketepatan waktu perjalanan kereta api (KA). Lokomotif pun sudah barang tentu layaknya mesin yang sering digunakan membutuhkan perawatan untuk menghindari gangguan atau kendala teknis. Seperti yang dijelaskan oleh Manajer Sarana PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Fredi Firmansyah, lima lokomotif CC 204 yang berada di Dipo Lok Bandung, program komputerisasi yang terpasang pada lokomotif tersebut diupgrade dengan software terbaru.

“Lokomotif type CC204 memiliki sistem komputerisasi yang berfungsi sebagai penunjuk performansi lokomotif dalam bekerja dan juga sebagai early warning system terhadap kerusakan maupun gangguan teknis,” terang Fredi di Dipo Lok Bandung, Jumat (30/3). Dijelaskannya, beberapa waktu yang lalu program komputer tersebut mengalami system error, yang mengakibatkan proses pelaporan dari lokomotif tersebut menghilang. “Gangguan kemarin dikarenakan sistem tidak bisa menyimpan memori selama lok itu berjalan, sehingga salah satu contohnya adalah history dari seberapa jauh jalan rel yang telah ditempuh lokomotif itu menghilang,” ucapnya.

Tak berlangsung lama, General Elektrik (GE) sebagai produsen dari lok ini pun segera memasang instalasi software terbaru untuk menggantikan yang lama, dikarenakan menurut mereka dalam program komputer terjadi sistem error. Dan juga dipasang alat relay baru untuk menghindari kesalahan prosedur. “Saat ini sudah dipasang software dan alat relay yang baru untuk menghindari terjadinya kesalahan prosedur dalam mengoperasikan lokomotif ini,” kata Fredi.

“Keunggulan yang dimiliki dari lokomotif ini dibandingkan dengan type CC lainnya, terdapat safety komponen serta dalam perawatan terhitung lebih mudah,” tutur Fredi. Ia pun sudah memiliki target untuk menurunkan gangguan lokomotif dalam enam bulan ke depan. “Bukan hanya lokomotif type CC204 saja, type CC203, CC201, ataupun lokomotif type lain kami mentargetkan dalam enam bulan ke depan menurunkan tingkat gangguan lok,” tutup Fredi. (Humaska)

SUMBER : http://www.kereta-api.co.id/

  1. Tinggalkan komentar

Silahkan Berkomentar Disini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: