BELI TIKET KA KINI HARUS DENGAN IDENTITAS DIRI


BANDUNG–MICOM: Penumpang kereta api (KA) diwajibkan mencatatkan nama dan identitas dirinya sesuai KTP, paspor, SIM atau kartu pelajar saat membeli tiket. Hal ini untuk menghindari aksi percaloan dalam pembelian tiket angkutan massal itu.

“Sejak 9 Januari 2012 seluruh penumpang wajib mencatatkan identitas diri saat membeli tiket KA, hal ini dilakukan demi kenyamanan dan keamanan di perjalanan,” kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung, Bambang Setya Prayitno, di Bandung, Rabu (11/1).

Aturan baru dalam pembelian tiket yang mewajibkan calon penumpang menyertakan identitas diri itu berdasarkan telegram Direksi PTKA No.B6/32 tertanggal 4 Januari 2012.

Bambang menyebutkan, kewajiban mencatat identitas diri itu akan memperlambat proses pelayanan tiket, namun manfaatnya juga akan dirasakan oleh penumpang saat menggunakan KA sehingga lebih nyaman dan aman.

Untuk meminimalisasi kelambatan pelayanan penjualan tiket itu, maka PT KA memberlakukan dua kelompok pencatatan yakni penumpang kelas eksekutif dan bisnis pencatatan identitas dilakukan dengan cara pemesanan dilakukan dengan mengisi formulir, sedangkan pembelian tiket di loket pencatatan identitas dilakukan oleh petugas loket.

“Pencatatan identitas ini untuk meminimalisasi ruang gerak calo serta untuk data manifestasi asuransi penumpang KA,” kata Bambang.

Demi kenyamanan, Bambang mengimbau agar calon penumpang membeli atau memesan tiket sejak jauh hari.

Pemesanan tiket kelas eksekutif dan bisnis bisa dilakukan 40 hari menjelang keberangkatan, serta untuk KA ekonomi bisa dilakukan tujuh hari menjelang keberangkatan.

Selain itu, aturan lainnya adalah menghilangkan tarif reduksi untuk anak-anak di bawah 9 tahun yang sebelumnya diberi diskon 20%.

Tarif parsial juga disederhanakan menjadi dua kelompok tarif parsial. Tarif parsial itu adalah tarif tiket KA untuk perjalanan KA yang dipilah-pilah berdasarkan jarak dan kota tujuan.

“Tarif parsial KA Pasundan Bandung – Surabaya contohnya, tadinya ada empat kelompok tarif, namun dengan aturan baru hanya dua kelompok, yakni Kiaracondong – Yogyakarta Rp29 ribu dan tarif selanjutnya hingga Surabaya Rp38 ribu,” kata Bambang.

Sebelumnya tarif KA ekonomi andalan Daop II Bandung itu memberlakukan empat kelompok tarif yakni Kiaracondong – Yogyakarta Rp24 ribu, Solo Rp29 ribu, Madiun Rp35 ribu dan Kiaracondong – Surabaya Rp38 ribu.

“Tarif parsial dengan pembagian dua kelompok juga untuk KA Kutojaya Selatan Bandung – Kutoarjo, KA Cibatu – Purwakarta dan KA Kahuripan Bandung – Madiun,” kata juru bicara PTKA Daop II Bandung itu. (Ant/OL-3)

SUMBER : http://www.openmadiun.com/

SUMBER GAMBAR : http://image2.tempointeraktif.com/

  1. #1 by taufik on 4 Februari 2012 - 4:05 pm

    klo pemesanan tiket pas hari H gmna???/

    • #2 by KERETA API on 5 Februari 2012 - 3:51 am

      bisa saja, tapi ketersedian tiket tidak menjamin masih ada atau sudah habis

  2. #3 by agus harianto on 20 Juni 2012 - 8:05 pm

    apakah tiket kereta api pasundan bisa dipesan sekarang?dan apakah masih ada tempat duduk untuk tanggal 30 juni 2012?

Silahkan Berkomentar Disini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: